VIDEO
Please install the Flash Plugin
Rabu, 15 Agustus 2012, 10:38 WIB

Dialog Rhoma dengan Jokowi

Calon Gubernur Jakarta, Joko Widodo, berkesempatan berdialog secara langsung melalui teleconference dengan Rhoma Irama yang sebelumnya tersandung kasus dugaan SARA terkait Pilkada Jakarta.

KOMENTAR
gaffar
15/09/2012
Bang haji sudah kena post power syndrome, gejalanya merasa masih berkuasa, kata2nya adalah titah bagi orang lain. Harap maklumlah.
Balas   • Laporkan
sughiarto
12/09/2012
JOKOWO murah senyum ya, di bndingkan sama si POKEMON yang cemberut trus.
Balas   • Laporkan
afunaru
16/08/2012
Di Zaman Rasulullah SAW juga ada kaum KHAWARIJ yang luar biasa taatnya dan malah hafal Alquran. Mereka menerjemahkan Alquran dengan nafsu dan berprasangka buruk kepada sesamanya......Mereka menganggap dirinya paling taat, kayak Saudara Rhoma Irama ini....
Balas   • Laporkan
andreas.rinaldi | 08/09/2012 | Laporkan
Islam KTP ya OM?? Islam juga tidak mengajarin menghujat / memaki semasa mahluk. kl bikin prolog untuk menyampaikan isi pembicaraa ga perlu hrs hrs bawa crt atau hadis kl ujung nya menyalahi Syariat dan Aqidah.
andreas.rinaldi | 08/09/2012 | Laporkan
Org menghina lebih buruk dari pada yang dihina. Saya rasa bukan yg bnr kl soal agama, raz atau suku- yang dipermaslhakan untuk memimpin JAKARTA. krn semua agama sama baik nya. Lebih Baik Kita melihat dari sisi Prestasi dan Keahlian: FAUZI BOWO LEBIH TERBU
mirzanurrakbar | 16/08/2012 | Laporkan
masih mending mereka bung, gak gonta ganti istri.. hahahaha..
aku muslim tp aku mendukung bang jokowi karena jokowi sudah terlihat baik, dan tidak peduli agama beliau apa yg penting kualitas bagus
Balas   • Laporkan
mirzanurrakbar | 16/08/2012 | Laporkan
betul, bukan cuma kelihatan doang tapi sudah terealisasi..
mirzanurrakbar
16/08/2012
itulah egoisnya kita, ingat.. di Jakarta bukan hanya Islam, yang Non Muslim juga banyak.. Bung Oma gak salah nyuruh orang islam milih pemimpin yang seiman.. tapi apa ini berlaku untuk orang Non Muslim?? ya, yang non Muslim juga milih yang seiman.
Balas   • Laporkan
TERLALU
Balas   • Laporkan
ernias
16/08/2012
aya aya wae lah....politik bikin ribet,orang lain yang hajatan kita yang sibuk dibuatnya..
Balas   • Laporkan
megalmegol
15/08/2012
Serba salah jadi Jokowi.. Ditanggapi gak ada gunanya cmn bikin konflik horisontal, di balas ya sangat ga cerdas, diem atau meredam juga dikatain biar kliatan terzolimi
Balas   • Laporkan
maskha
15/08/2012
woke woke ayat quran nya bener tapi jangan asal nuduh aja, jadi nya bisa fitnah dan semua yg tau rahasiannya cuma Allah sudah cukup kan? semua politik yg diatasnamakan dengan agama saya gak suka karena politik itu abu2 sedangkan agama itu putih
Balas   • Laporkan
samuel.t.wibowo
15/08/2012
@diditea : coba baca skali2 artikelnya KH Gus Dur yg terhormat bahwa dia bilang "tidak penting agama/sukumu,slama km bisa mlakukan hal2 baik utk smua org,org tdk akan pernah menanyakan agamamu" syaitoon kah juga dia ? dia lah seorang muslim yg sgt baik..
Balas   • Laporkan
benyahya | 30/08/2012 | Laporkan
hasyik,, love u full dah Gus Dur


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru